Pasal 1
Dalam Peraturan ini yang dimaksud dengan :
1. Bandar udara adalah kawasan di daratan dan/atau perairan dengan batasbatas
tertentu yang digunakan sebagai tempat pesawat udara mendarat
dan lepas landas, naik turun penumpang, bongkar muat barang, dan
tempat perpindahan intra dan antarmoda transportasi, yang dilengkapi
dengan fasilitas keselamatan dan keamanan penerbangan, serta fasilitas
pokok dan fasilitas penumpang.

2. Bandar udara umum adalah bandar udara yang digunakan untuk melayani
kepetingan umum.

3. Bandar udara khusus adalah bandar udara yang hanya digunakan untuk
melayani kepentingan sendiri untuk menunjang kegiatan usaha pokoknya.

4. Bandar udara bersertifikat adalah bandar udara yang penyelenggaraannya
telah diberikan sertifikat bandar udara.

5. Helikopter adalah pesawat udara yang lebih berat dari udara, bersayap
putar yang rotornya digerakkan oleh mesin.

6. Penyelenggara bandar udara umum adalah unit penyelenggara bandar
udara, badan usaha bandar udara dan/atau badan hukum Indonesia yang
menyelenggarakan atau mengoperasikan bandar udara umum.

7. Penyelenggara bandar udara khusus adalah Pemerintah, Pemerintah
daerah dan/atau badan hukum Indonesia yang mengoperasikan bandar
udara khusus.

8. Daerah Lingkungan Kerja Bandar Udara adalah wilayah daratan dan/atau
perairan yang digunakan secara langsung untuk kegaiatan bandar udara.

9. Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan adalah wilayah daratan
dan/atau perairan serta ruang udara di sekitar bandar udara yang
digunakan untuk kegiatan operasi penerbangan dalam rangka menjamin
keselamatan penerbangan.

10. Aerodrome adalah kawasan di daratan dan/atau perairan dengan batasbatas
tertentu yang hanya digunakan sebagai tempat pesawat udara
mendarat dan lepas landas.

11. Keselamatan Penerbangan adalah suatu keadaan terpenuhinya
persyaratan keselamatan dan pemanfaatan wilayah udara, pesawat udara,
bandar udara, angkutan udara, navigasi penerbangan serta fasilitas
penunjang dan fasilitas umum lainnya.

Klik gambar untuk mengunduh

Dikeluarkan oleh Menteri Perhubungan Udara