Category: Fire Fighter / PKP-PK


16. Pengarahan Umum


Registrasi Peserta

16.1.1    Penyesuaian daftar nama peserta sesuai  SK yang diterima oleh             PPSDM

16.2.1    Para peserta menandatangani daftar hadir;

 

Persiapan Pembukaan

16.2.1    Penyelenggara memberikan atribut keragaman dan identitas diklat  Basic  PKP-PK kepada para peserta;

16.2.2    Pemasangan spanduk pembukaan

16.2.3    Penyelenggara menyiapkan 3 orang peserta  untuk mewakili dalam penyematan tanda siswa

16.2.4    Kesiapan posisi peserta dan undangan

16.2.5    Kesiapan tertib acara

 

Klik download

Sumber : PUSBANG SDM HUBUD

Iklan

Prosedur pengoperasian Rapid Intervention Vehicle Type  IV

15.1.1 Sebelum mesin kendaraan dihidupkan agar dilakukan   pemeriksaan sebagai berikut  :

  1. Pelumas  mesin;

1)     Pemeriksaan volume pelumas dan harus susuai level yang ditentukan;

2) Viscosity (kekentalan) pelumas dapat dilihat dengan menarik dip stick dan merasakan secara manual dengan tangan atau melihat data checklist penggantian pelumas;

  1. Air radiator;

1)    Melihat level pada tangki radiator;

2)    Melihat kualitas air dan kalau sudah

  1. Air accu;

1)     Melihat level air accu;

2)    Penambahan air accu bila kurang;

  1. Bahan bakar;

1)     Melihat isi tangki bahan bakar;

2)    Tangki bahan bakar harus selalu penuh;

  1. Minyak rem;

1)     Melihat level volume ;

2)    Kalau kurang harus ditambah;

15.1.2   Mesin sedang dihidupkan agar dilakukan pemeriksaan :

a.   Kunci kontak pada posisi ”on”;

Gunanya kunci kontak

1)      Mengumpulkan semua strum;

2)      Membagi-bagi strum;

Diwaktu starter untuk menghidupkan mesin dan menggerakkan kendaraan

 

Klik download

Sumber : PUSBANG SDM HUBUD


Prosedur pengoperasian mobil komando

14.1.1   Sebelum mesin kendaraan dihidupkan agar dilakukan pemeriksaan sebagai berikut  :

  1. Pelumas  mesin;

1)      Pemeriksaan volume pelumas dan harus susuai level yang ditentukan;

2)      Viscosity (kekentalan) pelumas dapat dilihat dengan menarik dip stick dan merasakan secara manual dengan tangan atau melihat data checklist penggantian pelumas;

  1. Air radiator;

1)    Melihat level pada tangki radiator;

2)    Melihat kualitas air dan kalau sudah

  1. Air accu;

1)     Melihat level air accu;

2)    Penambahan air accu bila kurang;

  1. Bahan bakar;

1)       Melihat isi tangki bahan bakar;

2)      Tangki bahan bakar harus selalu penuh;

  1. Minyak rem;

1)     Melihat level volume ;

2)    Kalau kurang harus ditambah;

14.1.2   Mesin sedang dihidupkan agar dilakukan pemeriksaan :

a.   Kunci kontak pada posisi ”on”;

Gunanya kunci kontak

1)     Mengumpulkan semua strum;

2)     Membagi-bagi strum;

3)     Diwaktu starter untuk menghidupkan mesin dan menggerakkan kendaraan;

 

Klik download


Kecelakaan pesawat udara

13.1.1               Terjadinya kecelakaan pesawat udara

  1. Kecelakaan pesawat udara diketahui sebelumnya;

1)     Pesawat udara  melakukan pendaratan darurat karena kerusakan komponen pesawat udara;

2)     Pesawat udara melakukan pendaratan dalam kondisi cuaca buruk;

3)     Unit PKP-PK melaksanakan emergency response (tanggap darurat / siaga III) untuk menghadapi kejadian yang tidak diingini/kecelakaan pesawat udara);

4)     Tim kesehatan / tim medis diinformasikan tentang kondisi darurat sebagaimana dimaksud di atas;

5)     Unit fungsional penanggulangan keadaan darurat di bandar udara melakukan kesiapan lebih intensif;

6)     Bila terjadi kecelakaan pesawat udara , tim medis langsung segera menuju lokasi kejadian karena sudah melakukan persiapan sebelumnya;

  1. Kecelakaan pesawat udara tanpa diketahui sebelumnya (sudden crash);

1)     Hanya unit ATC (Tower) dan PKP-PK yang mengetahui kejadian tersebut;

2)     Unit PKP-PK segera menuju lokasi dan melaksanakan  :

a)    Pemadaman kebakaran pesawat udara bila pesawat udara mengalami kecelakaan disertai kebakaran;

b)    Evakuasi korban setelah kebakaran dapat dikuasai;

c)    Menentukan collection area (tempat pengumpulan korban yang mengalami luka dan perlu mendapatkan pertolongan awal);

d)    Mengangkut korban dari crash area menuju collection area

 

Klik download

Sumber : PUSBANG SDM HUBUD


Penjelasan umum tentang pertolongan korban

12.1.1     Personel PKP-PK harus memiliki ketrampilan teknik pertolongan

Sebagaimana diketahui bahwa tugas utama PKP-PK adalah menyelamatkan jiwa manusia sebagai korban kecelakaan pesawat udara dan gedung fasilitas bandar udara.   Oleh sebab itu sudah semestinya personel PKP-PK harus dibekali ketrampilan teknik pertolongan korban;

12.1.2   Korban kecelakaan pesawat udara

Penumpang pesawat udara dan orang-orang yang bukan penumpang pesawat udara tetapi turut serta mengalami luka dan cedera ataupun meninggal dunia akibat kecelakaan pesawat udara merupakan korban kecelakaan pesawat udara. Oleh sebab itu , personel PKP-PK dalam pelaksanaan tugas pertolongan tidak memilih antara penumpang dengan bukan penumpang dan yang paling penting to save lives (menyelamatkan jiwa manusia) sesuai PKPS bagian 139 sebagai dasar hukum tentang pelayanan PKP-PK;

Klik download

Sumber : PUSBANG SDM HUBUD


Pengertian Firemanship

Ilmu yang menguraikan tentang tugas pokok dan fungsi serta tanggung jawab anggota PKP-PK baik secara kelompok ataupun secara perorangan (individu);

Tugas PKP-PK berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM 24 Tahun 2009 Tentang Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil  Bagian 139  ,  adalah :

11.2.1  Menyelamatkan jiwa dan harta dari suatu pesawat udara yang mengalami kecelakaan atau kebakaran di bandar udara dan sekitarnya , dan

11.2.2   Mengendalikan dan memadamkan api , melindungi manusia dan barangnya yang terancam oleh api di bandar udara baik itu di pesawat udara atau fasilitas bandar udara;

11.2.3  Ketentuan pada butir (1) tidak menghalangi PKP-PK untuk memberikan pelayanan pertolongan atau pemadaman di tempat lain dalam bandar udara dengan ketentuan prioritas utama mengacu pada butir (1) di atas;

Klik download

Sumber : PUSBANG SDM HUBUD


Penjelasan umum kecelakaan pesawat udara

10.1.1     Pada umumnya kecelakaan pesawat udara terjadinya secara mendadak / sangat cepat dan sedang melakukan pergerakan dengan kecepatan tinggi;

10.1.2     Ruang gerak yang tersedia pada pesawat udara sangat terbatas sehingga saat terjadi kecelakaan para penumpang yang ada di dalam mengalami kesulitan untuk menyelamatkan diri;

10.1.3     Banyaknya barang barang para penumpang dan perlengkapan  pesawat udara yang berantakan pada saat terjadi kecelakaan sehingga merintangi dalam usaha evakuasi;

10.1.4    Normal door dan emergency exits kemungkinan sulit dibuka karena benturan pesawat udara saat mengalami kecelakaan;

Masih banyak bahan bakar di dalam tangki pesawat udara sehingga ada kemungkinan terjadinya limpahan bahan bakar dan merupakan ancaman serius terhadap kebakaran pesawat udara

Klik download

Sumber : PUSBANG SDM HUBUD

8. Jenis PP Kebakaran


Jenis peralatan pemadam kebakaran ada 4 golongan  :

8.1.1       Mobil Appliances

yaitu peralatan pemadam yang sudah dirancang berbentuk kendaraan bergerak yang dinamakan kendaraan  pemadam  kebakaran;

8.1.2       Fixed Applianced

yaitu peralatan pemadam yang sudah dipasang secara tetap pada suatu gedung / bangunan yang tidak dapat dipindahkan;

8.1.3       Portable Fire Appliances

yaitu suatu peralatan pemadam yang dibuat agar dapat dibawa / dipindahkan ;

8.1.4       Uncilliary Fire Appliances

yaitu peralatan tambahan yang fungsinya sebagai alat penunjang operasi pertolongan dan pemadaman;

Klik  download

Sumber : Dirjen Hubud


Bentuk alat pemadam api / kebakaran

7.1.1   Alat pemadam api yang dirakit secara tetap pada bangunan / gedung (fixed fire extinguishing system);

7.1.2   Alat pemadam api yang dirakit secara tetap pada kendaraan   (Fixed mobile fire appliances);

7.1.3   Alat pemadam api yang mudah dibawa (portable fire extinguisher);

Pengertian alat pemadam api

7.2.1      Alat pemadam api portable

Artinya alat pemadam api yang mudah / dapat dibawa (dipindah);

7.2.2   Pengertian mudah dibawa adalah mudah dijinjing ataupun mudah didorong bagi yang menggunakan roda;

7.2.3     Daya pemadaman sangat terbatas sehingga fungsinya hanya sebagai pemadaman api awal;

Pemilihan alat pemadam api portable yang tepat

7.3.1      Disesuaikan dengan  klasifikasi kebakaran;

7.3.2      Mempunyai petunjuk cara pemakaian yang jelas;

7.3.3      Mempunyai test keamanan (pressure tested);

7.3.4      Mempunyai test kemampuan memadamkan api;

7.3.5      Mempunyai suku cadang peralatan (back up service);

Klik   download

Sumber : Dirjen Hubud


Slang pemadam (fire hose)

6.1.1        Fungsi

  1. Memindahkan / mengalirkan cairan dari suatu tempat ke tempat   lainnya;
  2. Mengalirkan udara / gas dari suatu tempat ke tempat lainnya;

6.1.2     Karakteristik

  1. Slang terbuat dari bahan yang bersifat fleksibel atau mudah dibengkokkan, sehingga dapat memenuhi kebutuhan sesuai dengan tempat dan kondisi bagaimanapun serta mudah dipindahkan;
  2. Perbedaan dengan pipa dari penggunaannya adalah slang bersifat sementara dan pipa bersifat tetap walaupun fungsinya sama;
  3. Berbagai kegiatan , slang dapat digunakan  oleh  :

1)           Industri / pabrik;

2)           Kendaraanperminyakan , pemadam dan sebagainya;

3)           Rumah sakit;

4)           Rumah tangga , dan lailn lain;

  1. Khususnya unit PKP-PK , slang merupakan alat bantu yang penting, dalam operasi pemadaman bila alat pemadam di kendaraan yaitu turret / monitor tidak dapat menjangkau sasaran, maka slang sangat dibutuhkan sebagai pengganti fungsi  turret / mpnitor;
  2. Karena umumnya panjang slang terbatas, juga disesuaikan dengan beratnya agar mudah diangkat dan dibawa, maka pada slang dilengkapi dengan alat penyambung  dari satu rol slang ke slang yang lain disebut coupling;
  3. Gambar slang pemancar dan slang pengisap;

Klik download

Sumber : Dirjen Hubud